Pengertian Menu
Menurut Uripi (2007), menu adalah susunan hidangan, yang terdiri dari satuatau beberapa macam hidangan yang disajikan untuk seseorang atau seekelompok orang pada waktu makan pagi, makan siang, makan malam atau makanan selingan.
Sedangkan menurut Moehyi (1992), kata “menu” berarti hidangan
makanan yangdisajikan pada suatu acara makan, baik makan siang maupun makan malam. Menudapat disusun untuk lebih dari satu kali acara makan, misalnya untuk satu hari yangterdiri dari makan pagi, makan siang, makan malam serta makanan selingan. Menudapat disusun untuk jangka waktu yang lama, misalnya selama tujuh atau sepuluh hari.Menu yang disusun dalam jangka waktu tertentu disebut
master menu
.
B.
Perencanaan Menu
Perencanaan menu adalah suatu kegiatan penyusunan menu yang akan diolahuntuk memenuhi selera konsumen atau pasien dan memiliki ketersediaan
zat gizi yangmemenuhi prinsip gizi yang seimbang. Penyusunan menu
berdasarkan jenis hidangansehingga memiliki variasi yang banyak, frekuensi
penggunaan bahan berdasarkan polamenu dan master menu dan kombinasi warna
dan konsistensi bentuk serta variasi darihidangan (Depkes, 2006).
C.
Siklus Menu
Siklus menu adalah perputaran menu atau hidangan yang akan disajikan kepadakonsumen dalam jangka waktu tertentu. Jangka waktu siklus menu yang sering ditemuilima hari, tujuh hari maupun sepuluh hari. Siklus menu dengan 4 jangka waktu yanglebih lama lebih baik bila dibandingkan dengan siklus menu dengan jangka waktu yangpendek karena dapat menghindari terjadinya pengulangan menu. Pelaksanaan siklusmenu yang lebih panjang lebih sulit terutama dalam hal pengawasan. Hal utama yangmenjadi pertimbangan dalam pembuatan siklus menu dengan jangka waktu yang lebihpanjang adalah jangka waktu pelayanan pada konsumen (Uripi, 2007).D.
Frekuensi dan Waktu Makan
Menu sehari adalah susunan hidangan yang disajikan dalam sehari dalam beberapakali waktu makan. Dalam menu sehari, terdapat istilah frekuensi makan. Frekuensimakan adalah jumlah waktu makan dalam sehari, meliputi makanan lengkap (
full meaI
)dan makanan selingan (
snack
). Makanan lengkap biasanya diberikan tiga kali sehari(makan pagi, makan siang dan makan malam), sedangkan makanan selingan biasadiberikan antara makan pagi dan makan siang, antara makan siang dan makan malamataupun setelah makan malam. Frekuensi makan di suatu institusi berkisar antar tigahingga enam kali sehari tergantung dari biaya an tenaga kerja yang tersedia (Uripi,2007). Waktu makan terdiri dari makan pagi, selingan pagi, makan siang, selingan,makan malam serta selingan malam.
“
jazakummullah khairan
BalasHapus